Java merupakan pemrograman yang saat ini sedang “naik daun” dan banyak digunakan oleh para pemrogam dan software untuk mengembangkan berbagai tipe aplikasi, mulai dari aplikasi console, aplikasi desktop, applet ( aplikasi yang berjalan di lingkungan web browser), sampai ke aplikasi-aplikasi yang berskala enterprise. Untuk memenuhi kebutuhan tipe aplikasi yang beragam tersebut, Java dikategorikan menjadi tiga edisi: J2SE, (Java 2 Platform, Standard Edition) – untuk pembuatan aplikasi-aplikasi yang dapat dijalankan di lingkungan perangkat-perangkat mikro seperti handphone dan PDA.
Program di Dalam Java: Bytecode
Dalam sebagian besar bahasa pemrograman, sebuah kode program harus dikompilasi (compile) maupun diterjemahkan (interpret) sehingga dapat dijalankan di dalam sebuah computer. Software yang digunakan untuk melakukan kode program disebut dengan compiler, sedangkan yang digunakan untuk melakukan interprestasi disebut interpreter. Perbedaan antara compiler dan interpreter adalah terletak pada proses eksekusi kodenya. Compiler akan menerjemahkan isi kode program secara keseluruhan, sedangkan interprer akan menerjemahkan dengan cara baris demi. Karena proses ekseksinya dilakukan per baris, maka interpreter lebih lambat dibandingkan dengan compiler.
Java menerapkan dua proses diatas. Ini berarti bahwa Java berperan sebagai compiler dan juga sebagai interpreter. Konsepnya sederhana, mula-mula kode program yang ditulis dengan bahasa Java (berekstensi .java) akan dikompilasi (oleh compiler) menjadi suatu kode objek. Dalam terminologi Java, kode objek ini disebut dengan istilah bytecode. Jadi, dalam Java, hasil akhir programnya akan berupa bytecode (berekstensi .class), bukan file .EXE. Selanjutnya, bytecode akan dieksekusi baris demi baris (oleh intrepreter). Dengan demikian, proses kompilasinya hanya dilakukan sekali, akan tetapi proses interpret akan dilakukan setiap program dieksekusi. Berikut ini gambar yang mengilustrasikan konsep pembentukan program di dalam Java.
Bytecode dapat dianggap sebagai sekumpulan perintah dalam bahasa mesin untuk sebuah JVM (Java Virtual Machine). Setiap interpreter Java, baik yang berupa development tool maupun sebuah web browser, merupakan implementasi dari JVM. Program yang dibuat dengan Java tidak mungkin dapat dijalankan di dalam computer maupun alat lain yang tidak memiliki JVM.
Dengan adanya bytecode ini, dalam terminologi Java dikenal adanya istilah “write once, run anywhere”. Ini berarti bahwa sekali kita menulis program Java dan melakukan kompilasi terhadapnya, maka bytecode-nya dapat dijalankan di dalam platform manapun selama platform tersebut memiliki JVM, seperti dalam Windows, Linux, Solaris, dan MacOS.
Kelebihan JAVA
- Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
- OOP (Object Oriented Programming – Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis oebjek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.
- Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
- Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman [C++] sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan computer.
- Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).
Kekurangan JAVA
- Tulis sekali, perbaiki di mana saja – Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
- Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena koe jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
- Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.
Contoh Kode Program Sederhana Dalam JAVA
/*
Ini adalah program Java paling sederhana.
File dari kode ini harus disimpan dengan nama
“Programku.java”.
*/
public class Programku {
// Eksekusi program akan diawali dengan pemanggilan main ()
public static void main(String[] args) {
system.out.print]n(“Hello World!”);
}
}
Meskipun tampan sederhana (hanya terdiri dari beberapa baris kode), tapi program di atas memiliki beberapa fitur kunci yang umum dan diterapkan pada semua program Java. Pertama , program di atas diawali dengan kode berikut:
/*
Ini adalah program Java paling sederhana.
File dari kode ini harus disimpan dengan nama
“Programku.java”.
*/
Kode di atas merupakan sebuah komentar program. Pengertian komentar program itu sendiri adalah bagian penting program yang tidak ikut diterjemahkan pada saat proses kompilasi. Artinya, kehadiran komentar program hanya digunakan untuk memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan dan tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program. Para programmer biasanya mengggunakan komentar untuk menuliskan informasi tentang file kode: kapan dibuat, kapan dimodifikasi, siapa pembuatnya, dan yang paling adalah menuliskan proses logis (algoritma) dari kode yang dibuat. Java menyediakan tiga cara untuk membentuk suatu komentar program, yaitu dengan menggunakan tanda /*..*/, //, dan /**..**/. Komentar yang diawali dengan tanda /* dan diakhiri tanda */ dapat terdiri dari beberapa baris, sedangkan yang diawali dengan tanf // hanya akan berlaku satu baris. Dalam kode di atas, kita dapat melihat komentar yang banyaknya hanya satu baris, yaitu:
// Eksekusi program akan diawali dengan pemanggilan main ()
Adapun jenis komentar ketiga (yang diawali dengan tanda/** dan diakhiri dengan tanda */) digunakan untuk melakukan pembuatan dokumentasi program melalui program javadoc.
Baris berikutnya adalah sebagai berikut:
public class Programku {
Baris kode di atas menggunakan kata kunci class untuk mendefinisikan sebuah kelas baru dan diikuti dengan nama kelasnya. Mengapa perlu mendifinisikan kelas? Jawabny: dalam Java, semua program adalah class. Tanda kurung kurawal buka, {, digunakan untuk mengawali sebuah blok program; sedangkan tanda kurung kurawal tutup , }, digunakan untuk mengakhiri sebuak blok program. Blok program dapat berupa kelas, method, struktur pemilihan, struktur pengulangan, dan sebagainya.
Baris selanjutnya, dalam kelas Programku adalah sebagai berikut:
public static void main(String[] args) {
Baris ini akan memulai method main (). Method main () adalah method utama yang pasti dimiliki oleh semua program Java (selain applet) dan akan dieksekusi pertama kali pada saat program dijalankan. Apabila sebelumnya Anda pernah mempelajari bahasa C/C++, method main () yang terdapat di dalam Java ini akan sama seperti fungsi main () yang terdapat pada C/CC++ . Kata kunci public yang terdapat pada deklarasi method main () digunakan untuk menentukan tingkat akses dari method bersangkutan. Dengan menyertakan kata kunci public, maka method tersebut dapat diakses oleh kode luar (di luar kelas Programku). Kenapa method main () harus bersifat public? Hal ini disebabkan karena method tersebut akan dipanggil dari luar kelaspada saat program dijalankan. Selain bersifat public, method main () juga harus dideklarasikan sebagai statis (melalui kata kunci static). Alasanya, karena method main () akan dipanggil oleh interpreter Java tanpa harus melakukan instansi terhadap kelas Programku terlebih dahulu.
Sebagai catatan, suatu program Java (selain applet) tidak akan dapat dikompilasi apabila tidak memiliki method main ().
Baris selanjutnya dari kode di atas sebagai berikut:
system.out.print]n(“Hello World!”);
Kode tersebut digunakan untuk menampilak teks “Hello World!” ke layar output (dalam hal ini, layar monitor).
Terakhir, kode di atas ditutup dengan tanda kurung kurawal tutup – }. Tanda tersebut digunakan sebagai bagian akhir dari definisi kelas Programku.
#1 by dwi.poltek on Juni 9, 2009 - 11:44 AM
master java, ada turial untuk masukan input2 keyboard dan juga penjelasannya seperti contoh program sederhana hello world
#2 by pisutkuny on Februari 6, 2010 - 12:02 AM
Thank you Nice Article.
Nursing PDA Software helps simplify many challenges for nurses. With so much nursing Software for PDAs, doctors, patients and even student nurses can benefit greatly because of instant access to information vital for many areas of nursing. See Full More. at http://www.computerfreeship.com/new-pdas-and-accessories/nursing-pda-software.html Thank you!